Analisa Usaha Budidaya Kelinci

usaha kecil

User Rating: / 10
PoorBest 
Analisa Usaha Budidaya Kelinci - 4.6 out of 5 based on 10 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Analisa Usaha Budidaya Kelinci

Analisa Usaha Budidaya Kelinci,Analisa Usaha, Budidaya Kelinci,usaha kelinci

1.Analisa Usaha Budidaya Kelinci

Perkiraan analisis budidaya kelinci berdasarkan pada jumlah ternak per 20 ekor indukan:

 

1. Biaya Produksi Usaha Kelinci

a. Kandang serta perlengkapan Rp. 1.000.000,-

b. Bibit induk 20 ekor @ Rp. 30.000, Rp. 600.000,-

c. Pejantan 3 ekor @ Rp. 20.000,- Rp. 60.000,-

d. Pakan ƒ Sayur + rumput Rp. 1.000.000,-

ƒ    Pakan Konsetrat atau pakan tambahan  Rp. 2.000.000,-

e. Obat obatan Rp. 1.000.000,-

f. Tenaga kerja 2 x 12 x Rp. 150.000,- Rp. 3.600.000,-

Jumlah biaya produksi Rp. 9.260.000,-

 

2. Pendapatan Usaha Kecil Kelinci

Kelahiran hidup/induk/tahun = 31 ekor

Penjualan:

a. Bibit: 20 x 15 x Rp. 20.000,- Rp. 6.000.000,-

b. Kelinci potong 20 x 15 x Rp. 50.000,- Rp. 15.000.000,-

c. Feses/kotoran Rp. 60.000,-

d. Bulu Rp. 750.000,-

Jumlah pendapatan Rp. 21.810.000,-

 

3. Keuntungan Rp. 12.550.000,-

 

4. Parameter kelayakan usaha : - B/C ratio = 2,36

 

2. Gambaran Peluang Agribisnis

Gerakan peningkatan gizi yang dicanangkan pemerintah terutama yang berasal dari protein hewani sampai saat ini masih belum terpenuhi. Kebutuhan daging kita masih banyak dipenuhi dari impor. Kelinci yang punya keunggulan dalam cepatnya berkembang, mutu daging yang tinggi, pemeliharaan mudah dan rendahnya biaya produksi menjadikan ternak ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi didukung dengan permintaan pasar dan harga daging maupun bulu yang cukup tinggi. Budidaya kelinci masih terbuka dan menguntungkan.

Daftar Pustaka

1. Anonymous, 1986, Pemeliharaan Kelinci dan Burung Puyuh, Yasaguna, Jakarta.

2. Kartadisastra. HR, 1995, Beternak Kelinci Unggul, Kanisius, Yogyakarta.

3. Sarwono. B, 1985, Beternak Kelinci Unggul, Penebar Swadaya, Jakarta.

4. Yunus. M dan Minarti. S, 1990, Aneka Ternak, Universitas Brawijaya, Malang.

Kontak Hubungan

1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829

2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id

Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!