Tips Menentukan harga Jual

ukm

User Rating: / 16
PoorBest 
Tips Menentukan harga Jual - 4.0 out of 5 based on 16 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Tips Menentukan harga Jual

 

Harga jual merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis usaha kecil menengah, banyak usaha kecil yang ambruk karena faktor ini. Hampir semua jenis usaha kecil kaki makanan dan minuman mempunyai banyak pesaing. Pastikan harga jual produk makanan dan minuman anda dapat bersaing dengan usaha usaha kecil lainnya. Bila anda dapat mematok harga jual yang lebih rendah dari usaha UKM sejenis yang lain dengan tetap mempertahankan kwalitas produk dan pelayanan anda, pelangganpun akan semakin banyak dan otomatis memilih membeli produk anda dibanding datang ke tempat lain.

 

Kepastian harga jual sangat menentukan masuk tidaknya pelanggan ke tempat usaha anda. Sebagian usaha kecil menengah memiliki kesalahan dengan tidak mencantumkan harga pada daftar menunya, ini membuat calon pelanggan ragu ragu untuk masuk dan juga bertanya tanya saat membeli. Kondisi ini bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya untuk belanja. Tidak tercantumnya harga di daftar menu juga dapat menimbulkan kekecewaan pada pelanggan terutama bila harga yang di kenakan ternyata jauh dari yang di bayangkan pelanggan.

 

Sebagian UKM lagi ada yang menetapkan harga di luar kewajaran ( harga getokan ) terutama bila pelanggan di anggap orang luar yang tidak tahu harga sebenarnya. Ini merupakan kesalahan yang sangat besar yang justru akan membuat usaha kecil anda sepi dan mematikan usaha anda. Buatlah harga jual yang pasti dan terlihat jelas, kalau perlu tampilkan tampilkan daftar menu dan harga jualnya di luar usaha anda. Hal ini agar setiap orang yang lewat dapat melihat dengan jelas apa yang anda jual dan berapa harganya.

 

Cara sederhana dalam menentukan harga jual adalah menentukan harga pokok produksi di tambah keuntungan yang di inginkan. Harga pokok produksi adalah biaya operational yang di timbulkan dalam menjalankan usaha dalam suatu periode di bagi jumlah produk yang dapat di jual dalam suatu periode tersebut.

 

Sebagai contoh kita coba menghitung harga jual bubur sumsum sebagai berikut.

Biaya operational satu bulan Rp 10.000.000
Banyak penjualan satu bulan = 4.500 cup (150cup perhari)
Harga pokok produksi = Rp 10.000.000 / 4.500 cup = Rp 2.222,22
Keuntungan yang diinginkan = 25% = Rp 2.222,22 x 25% = Rp 555,5
Harga jual = Rp 2.222,22 + Rp 555,5 = Rp 2.777,7

 

 

*Biaya operational di dapat dari total biaya bahan baku, gas, karyawan, sewa tempat dan lainnya dalam satu bulan


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!