Definisi UKM

ukm

User Rating: / 8
PoorBest 
Definisi UKM - 4.5 out of 5 based on 8 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Definisi UKM

Definisi UKM

Usaha Kecil Menengah

Di Indonesia, UKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia. Jumlah UKM  sampai tahun 2011 mencapai sekitar 52 juta. UKM di Indonesia amat penting bagi  perekonomian sebab menyumbang 60% dari PDB serta menampung 97% tenaga kerja. Namun  akses ke lembaga keuangan sangat terbatas baru mencapai 25% atau 13 juta unit UKM yang  bisa memperoleh akses ke lembaga keuangan. Pemerintah Indonesia membina UKM melalui  Kementrian Koperasi dan UKM, di masing masing Provinsi dan Kabupaten / Kota.

 

 

Definisi UKM. Usaha Kecil Menengah merupakan sebuah istilah yang mengacu ke jenis  usaha kecil yang mempunyai kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk  tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan  Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang  berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil  dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

 

Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 merupakan sebagai berikut:

  • Mempunyai kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak  termasuk tanah serta bangunan tempat usaha
  • Mempunyai hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
  • Milik Warga Negara Indonesia
  • Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak  dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha  Menengah atau Usaha Besar
  • Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan  usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.

 

Pajak bagi UKM

Menteri Koperasi UKM Syarifuddin Hasan mengatakan Pemerintah akan menarik pajak bagi  sektor UKM beromzet Rp 300 juta sampai Rp 4 miliar per tahun.

 

Definisi UKM

Definisi UKM berbeda beda antar lembaga dan departemen di Indonesia maupun dunia,  berikut adalah definisi UKM di Indonesia berdasarkan lembaga yang memberikan definisi  UKM.

  • Badan Pusat Statistik (BPS): UKM merupakan perusahaan atau industri dengan pekerja antara  5-19 orang.
  • Bank Indonesia (BI): UKM merupakan perusahaan atau industri dengan karakteristik berupa:
  1. modalnya kurang dari Rp. 20 juta
  2. untuk satu putaran dari usahanya hanya membutuhkan dana Rp 5 juta
  3. memiliki aset maksimum Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan
  4. omzet tahunan ≤ Rp 1 miliar.
  • Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UU No. 9 Tahun 1995): UKM merupakan  kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil dan bersifat tradisional, dengan kekayaan bersih RP 50  juta hingga Rp. 200 Juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) dan omzet  tahunan ≤ Rp 1 miliar; dalam UU UMKM/ 2008 dengan kekayaan bersih Rp 50 juta hingga Rp  500 juta serta penjualan bersih tahunan Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar.
  • Keppres No. 16/ 1994: UKM merupakan perusahaan yang mempunyai kekayaan bersih  maksimal Rp. 400 juta.
  • Departemen Perindustrian dan Perdagangan:
  1. Perusahaan yang mempunyai aset maksimal Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan  (Departemen Perindustrian sebelum digabung),
  2. Perusahaan yang mempunyai modal kerja di bawah Rp 25 juta (Departemen Perdagangan  sebelum digabung)
  • Departemen Keuangan: UKM merupakan perusahaan yang mempunyai omset maksimal Rp  600 juta per tahun dan atau aset maksimum Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan.
  • Departemen Kesehatan : perusahaan yang mempunyai penandaan standar mutu berupa  Sertifikat Penyuluhan (SP), Merk Dalam Negeri (MD) dan Merk Luar Negeri (ML).

 

Definisi UKM juga berbeda beda di sejumlah negara dan lembaga dunia, beberapa definisi UKM menurut karakteristik negara dan lembaga yang bersangkutan sebagai berikut.

  1. Korea Selatan : UKM merupakan usaha dengan jumlah tenaga kerja ≤ 300 orang dan aset ≤ US$ 60 juta.
  2. World Bank : UKM merupakan usaha dengan jumlah tenaga kerja ± 30 orang, pendapatan per tahun US$ 3 juta dan jumlah aset tidak melebihi US$ 3 juta.
  3. Eropa : UKM merupakan usaha dengan jumlah tenaga kerja 10-40 orang serta pendapatan per tahun 1-2 juta Euro, atau bila kurang dari 10 orang, dimasukan sebagai usaha rumah tangga.
  4. Amerika : UKM merupakan industri yang tidak dominan di sektornya serta memiliki pekerja kurang dari 500 orang.
  5. Jepang : UKM merupakan industri yang bergerak di bidang manufakturing dan retail atau service dengan jumlah tenaga kerja 54 - 300 orang dan modal ¥ 50 juta hingga 300 juta.
  6. Di beberapa Asia Tenggara : UKM adalah usaha dengan jumlah tenaga kerja 10-15 orang (Thailand), atau 5 – 10 orang (Malaysia), atau 10 -99 orang (Singapura), dengan modal ± US$ 6 juta.

 

Definisi UKM usaha kecil menengah yang berbeda beda ini membuat laporan yang di buat oleh masing masing lembaga juga beragam. Walau begitu secara umum UKM mengacu pada usaha kecil yang menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

Sumber.

 


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!