Peluang Usaha Jual Beli Properti

peluang usaha

User Rating: / 13
PoorBest 
Peluang Usaha Jual Beli Properti - 4.7 out of 5 based on 13 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Peluang Usaha Jual Beli Properti

Usaha Jual Beli Properti
Peluang usaha jual beli properti berbeda dengan menjadi agen properti / broker properti. Perbedaan yang paling mendasar adalah dari sistem yang di lakukan. Bila agen properti hanya bertindak sebagai perantara/broker, maka jual beli properti melakukan eksekusi langsung terhadap properti tersebut, baik itu menjualnya maupun membelinya.

Berbeda dengan menjadi agen properti dimana kita tidak perlu mengeluarkan banyak uang, sebagai pengusaha jual beli properti kita harus memiliki simpanan dana operational yang cukup. Kita juga mesti jeli dalam melihat prospek properti di masa depan, karena tidak semua properti yang kita beli akan langsung laku hari ini, Namun bisa jadi baru terjual beberapa bulan atau bahkan tahun kemudian.

 

Tips membeli properti bagi pengusaha jual beli properti


Ada beberapa hal yang harus pengusaha jual beli properti perhatikan dalam memilih properti yang akan di beli. Salah memilih bisa jadi kita akan mendapt kerugian yang cukup besar. berikut ini tips memilih properti bagi pengusaha jual beli properti.

1. Cari Informasi Detail Mengenai Kondisi properti yang akan di beli

Kita mesti mencari setiap informasi mengenai properti tersebut secara detail, tanyakan langsung kepada pemilik properti, petugas RT/RW hingga para tetangganya. Informasi dapat mengenai riwayat pendirian rumah ataupun alasan mengapa pemilik menjual propertinya. Jika anda terpaksa membeli properti melalui jasa agen properti (terkadang properti yang kita incar sudah di book agen properti secara ekslusif dan pemiliknya menyerahkan semuanya kepada agen properti), pilihlah agen yang terpercaya dan cari informasi secara maksimal dari agen properti tersebut.

2. Periksa Kondisi Fisik Properti

Periksa kondisi fisik bangunan secara detail, kita juga bisa menggunakan jasa kontraktor penilai untuk melakukan penilaian terhadap kondisi fisik bangunan. Semakin tua usia bangunan, kondisi fisiknya juga tidak akan maksimal, artinya kita mesti menyiapkan dana lebih untuk melakukan renovasi terhadap rumah tersebut jika ingin meningkatkan nilai jual. Hal–hal yang perlu Anda perhatikan saat memeriksa kondisi fisik bangunan properti adalah :

  • Kondisi dinding
  • Struktur rumah
  • Kualitas lantai
  • Kondisi atap
  • Jaringan listrik
  • Sumber air dan pembuangannya
  • Sirkulasi udara hingga tanah properti


3.  Cek Kelengkapan Dokumen


Segera cek kelengkapan dan keaslian dokumen meliputi setifikat, ijin mendirikan bangunan (IMB), bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu pastikan nama penjual dan nama yang tertera di dokumen adalah sama. Apabila terdapat perbedaan nama, tanyakan status hubungannya. Jika telah terjadi jual – beli sebelumnya, mintalah Akta Jual – Beli yang sah atas properti tersebut. Untuk properti yang berstatus harta warisan, tanyakan berapa banyak ahli waris yang sah. Mintalah persetujuan dan tanda tangan para ahli waris, hal ini sangat penting untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.

4. Survey Lingkungan sekitar

Keadaan lingkungan di sekitar properti harus diperhatikan, terutama untuk akses dan fasilitas – fasilitas pendukung seperti tempat ibadah, sekolah, pasar dan lain – lain. Semakin strategis dan ramai lingkungan tersebut akan semakin mudah menjualnya kembali, dan tentunya dengan harga yang lebih tinggi.

5. Survey Harga Pasaran Daerah tersebut

Harga saat membeli properti tentu mesti diperhatikan. Sebagai pengusaha jual beli properti, kita mesti bisa memberikan penilaian berapa harga yang pantas untuk properti tersebut, berapa juga harga jual kembali properti tersebut agar kita mendapat keuntungan.

6. Cari Informasi Perkiraan Daerah Mana Properti Yang Akan Segera Naik Harganya

Sebagai seorang pengusaha jual beli properti, anda harus bisa mencari informasi daerah mana saja propertinya akan segera naik. Sebagai contoh di suatu kawasan sedang di bangun pust perbelanjaan, sekolah, rumah sakit dll. Maka harga properti di daerah tersebut akan naik dengan cepat bahkan bisa berlipat, anda harus jeli akan hal ini. Contoh lain bila ada seseorang yang sedang mengincar/mencari rumah di suatu kawasan tertentu, pengusaha jual beli properti dapat membeli terlebih dahulu rumah tersebut dan menjualnya kembali dengan harga tinggi, terlebih untuk kebutuhan usaha seperti pabrik, ruko dll.

Dengan semakin banyaknya kalangan kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan properti juga semakin banyak. Otomatis permintaan akan jual beli properti ( Rumah KPR ) terorganisir atau pengusaha jual beli rumah juga akan meningkat. Keadaan ini bisa jadi cara yang kreatif, sebab keuntungan jual beli rumah bisa mencapai 10% hingga 20% atau bahkan berlipat dari harga beli. Berbeda dengan keuntungan usaha agen properti yang hanya mendapat komisa sekitar 1-3% dari harga jual rumah


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!