Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Pisang

pelatihan pertanian

User Rating: / 7
PoorBest 
Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Pisang - 5.0 out of 5 based on 7 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Pisang

Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Pisang


Dalam budidaya pisang, kita juga perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit pada budidaya pisang. Hal ini dilakukan agar pohon pisang kita bisa tumbuh dengan sehat dan bisa di panen secara merata dengan kwalitas buah pisang yang bagus sesuai yang diharapkan.

Ada beberapa hama dan penyakit pada budidaya pisang yang harus dikendalikan dan dihindari  dalam budidaya tanaman pisang, yaitu.

 

Hama pada budidaya pisang

Penggerek batang

Hama penggerek pohon pisang odioporus longicolis
Penggerek batang pisang dilakukan oleh serangga penggerek batang ( Serangga Cosmopolites Sordidus, Serangga Odioporus Longicolis ). Serangan serangga cosmopolites sordidus (sejenis kumbang moncong) pada pohon pisang yaitu menggerek batang bagian bawah, sedangkan serangga odioporus longicolis (juga sejenis kumbang moncong) menggerek batang palsu atau batang di atas bonggol hingga dekat pelepah daun. Pengendalian penggerek batang tanaman pisang dilakukan dengan cara :

  • Sanitasi sisa-sisa batang, daun dan pelepah daun yang merupakan tempat peletakan telur dan tempat persembunyian serangga dewasa
  • Penyemprotan dengan insektisida terutama ditujukan dekat pangkal batang.

Penyakit Pada Pohon Pisang

Penyakit layu fusarium (panama disease)

penyakit layu fusarium pada pohon pisang
Penyakit Layu Fusarium ditandai dengan gejala cendawan yang menyerang empulur batang melalui akar yang luka. Batang yang terserang akan mengering dan berubah warna menjadi kecoklatan. Tepi daun menjadi kuning tua atau layu, tangkai daun patah dibagian pangkal. Pengendalian Penyakit Layu Fusarium dilakukan dengan cara :

  • Pembuatan drainase yang baik sedini mungkin
  • Sanitasi dan membongkar tanaman sakit
  • Menghindari terjadinya luka di bagian akar.

Penyakit Layu Bakteri (moko disease)


penyakit layu bakteri pada budidaya pisang

Penyakit Layu Bakteri disebabkan oleh Bakteri Pseudomonas Solanascearum. Penyakit Layu Bakteri pada pohon pisang ditandai dengan gejala pada daun baru tampak setelah timbulnya tandan buah. Daun muda berubah warna, dari ibu tulang daun keluar garis coklat kekuningan, dalam seminggu semua daun menguning dan menjadi coklat. Cairan coklat keluar melalui luka pada batang, adakalanya cairan keluar bersamaan dengan keluarnya jantung pisang. Penularan bakteri Pseudomonas Solanascearum dapat terjadi melalui pelukaan dan melalui serangga. Pengendalian Layu Bakteri pada pohon pisang dilakukan melalui :

  • Tidak menanam bibit dari rumpun terserang;
  • Sanitasi dan mengurangi anakan per rumpun maksimal 3 Bt/rumpun;
  • Eradikasi rumpun sakit dengan cara memotong dan membongkar sampai akar-akarnya;
  • Alat yang digunakan agar disinfektan dengan formalin atau di cuci bersih dengan sabun.

Penyakit bercak daun (sigatoka disease)


penyakit bercak daun oleh cendawan mycospharella musicola pada tanaman pisang
Penyakit Bercak Daun disebabkan oleh Cendawan Mycospharella Musicola. Penyakit Bercak Daun ditandai dengan gejala timbul bintik-bintik kuning pada tepi daun, kemudian melebar noda kuning tua kemerahan sampai kehitaman. Daun menjadi cepat kering serta buah masak sebelum waktunya. Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada pisang dilakukan melalui sumber infeksi berupa daun-daun mati dan sakit dipotong-potong lalu dibakar.

Penyakit kerdil pisang (buncy top)

penyakit kerdil pisang oleh serangga pentalonia nigronervousa pada pohon pisang

Penyakit Kerdil Pisang disebabkan oleh serangga Pentalonia Nigronervousa. Penyakit Kerdil Pisang ini ditandai dengan gejala daun muda lebih tegak tepinya mengering, rapuh dan mudah patah. Tumbuh tanaman a terhambat, daun membentuk roset (seperti kipas). Pengendalian Penyakit kerdil pisang dilakukan dengan cara :

  • Pembongkaran rumpun sakit lalu dipotong-potong agar tidak ada tunas yang hidup terus;
  • Pengendalian vector dengan insektisida sistemik terutama di pembibitan.


Jika kita menanam pisang untuk budidaya pisang, maka pengendalian hama dan penyakit pada budidya pisang wajib kita lakukan. Kita harus mewaspadai beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang pohon pisang diatas, lakukan pencegahan semaksimal mungkin untuk menghindari kerugian.

Refferensi :
Dinas Pertanian Jawa Barat Reff


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!