Home Pelatihan Pertanian Menanam Buah Naga di Pot

Menanam Buah Naga di Pot

User Rating: / 11
PoorBest 
Menanam Buah Naga di Pot - 3.9 out of 5 based on 11 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

pelatihan pertanian
Written by Dody Tabrani   

Menanam Buah Naga di Pot


menanam buah naga

Tanaman buah naga dapat digunakan sebagai tanaman hias untuk mempercantik halaman rumah sekaligus juga dinikmati buah nya. Tentunya hal ini menyenangkan bila kita dapat memetik dan menikmati sendiri buah naga, buah naga bisa kita petik setiap minggu bila cabang sudah memiliki lebih dari 10 cabang produksi.



Keunggulan menanam buah naga di pot adalah kita bisa memindahkan dan mengatur posisi tanaman buah naga sesuai selera kita. Tapi supaya menghasilkan tanaman buah naga yang produktif tetap mesti mengetahui cara merawat dan memupuk yang benar.

Di bawah ini adalah cara cara  yang di lakukan pada budidaya buah naga di pot :


1. Mempersiapkan Pot


Kita dapat menggunakan semua jenis pot yang berbahan plastic, semen, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Tapi dari pengalaman, yang sangat bagus adalah pot dari tanah liat sebab tanaman buah naga memerlukan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam saat proses pembungaan. Semakin besar pot yang di pakai akan semakin baik, memiliki diameter minimal sekitar 40cm.



2. Mempersiapkan Tiang Penyangga

Tanaman buah naga memerlukan tiang penyangga untuk menyangga agar tidak roboh. Nantinya tiang penyangga akan dililit akar udara dan akan menyangga beberapa cabang produksi yang berat dan sebaiknya dipilih dari bahan yang kuat tapi harus di perhatikan juga supaya  pot jangan sampai tidak kuat menahan berat beban tiang penyangga.

Idealnya tiang penyangga terbuat dari besi beton dengan diameter 8-10 cm, ataupun balok kayu yang kuat dan tahan lama di sebabkan umur tanaman buah naga dapat mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang penyangga antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa kuat dan tidak mudah goyah. Pada tiang dari besi beton, bagian yang terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Pada bagian atas tiang penyangga diberi piringan dan berbentuk seperti stir mobil yang fungsinya untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.



3. Media Tanam

Sesudah pot dan tiang penyangga selesai dipersiapkan, setelahnya adalah menyiapkan media tanam. Bahan - bahannya adalah tanah, pasir, kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:3:1. kita juga dapat menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit - kapur pertanian - sebanyak 100 g dicampurkan rata dengan bahan - bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram air sehingga kondisi jenuh lalu biarkan selama sehari semalam.



4. Menanam bibit

Bibit tanaman naga idealnya dipilih yang besar, berasal dari cabang tua memiliki warna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit. Sebaiknya panjang bibit yang ditanam minimal 30 cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang penyangga dengan kedalaman 10 cm, janganlah terlalu dalam karena akan mengakibatkan pertumbuhan yang kurang bagus. Sesudah ditanam media tanam ditekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air dan diletakkan ditempat terbuka tidak ternaungi yang terkena sinar matahari langsung.



5. Memelihara Tanaman

Memelihara tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh berbeda dengan buah naga yang ditanam dikebun yaitu meliputi pemupukan, penyiraman dan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan. Selain itu, perlu juga diperhatikan agar tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang penyangga dan tidak roboh, oleh sebab itu perlu mengikat  batang buah naga kepada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan seperti angka ‘8’ tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.

Cabang hasil pemangkasan dapat ditanam kembali agar menambah jumlah bibit yang dapat di tanam di pot lainnya. Semoga pelatihan pertanian ini bisa bermanfaat.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

 

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!

Joomla templates by a4joomla