Cara Membuat Yoghurt

kursus

User Rating: / 3
PoorBest 
Cara Membuat Yoghurt - 4.3 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Membuat Yoghurt dengan Bakteri

cara membuat yoghurt
Jika sebelumnya ukm kecil pernah membahas tentang Cafe yoghurt dan cara membuat yoghurt dengan menggunakan kepala susu atau yoghurt plain sebagai starter. Saat ini kita akan membahas pembuatan yoghurt dengan menggunakan Bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus sebagai staternya.

Cara membuat yoghurt menggunakan bekteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus sebagai starter sangat dianjurkan untuk usaha kecil dan industri, sebab jika memakai kepala susu atau kultur bakteri yogurt yang sudah jadi, umumnya bakteri sudah melemah hingga pembuatan yoghurt tidak sesuai dengan harapan apalagi bila dilakukan dalam skala besar.

 

Cara Membuat Yoghurt dengan Bakteri


Bahan-bahan Yoghurt Susu Sapi dengan Bakteri

  • Susu sapi layak minum, bisa susu segar perahan langsung maupun susu segar kemasan
  • Bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus


Peralatan

  • Gelas plastik
  • Termometer
  • Lemari pendingin / kulkas

 

Cara Membuat Yoghurt Susu Sapi dengan Bakteri

  1. Yoghurt dibuat dengan memfermentasikan susu dengan memakai biakan starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus.
  2. Panaskan susu segr pada suhu 90 derajat C. Ini untuk mencegah kontaminasi dan merupakan kondisi yang baik untuk inokulasi bakteri. Selain itu, perubahan kasein karena pemanasan akan memberikan hasil akhir yang baik dengan kondisi yang seragam.
  3. Susu yang telah dipanahkan didinginkan kembali ke suhu 43 derajat C, setelah itu diinokulasi dengan 2 % biakan starter campuran L. bulgaricus dan S. thermophilus dan dipertahankan suhunya selama 3 jam sampai diperoleh keasaman yang diinginkan (0,85 - 0,95 %) dan ph 4,5 tercapai.
  4. Dinginkan yoghurt dalam lemari pendingin menjadi suhu 5 derajat C, tapi jangan masukan ke lemari pembeku atau frezer.
  5. Yoghurt yang sudah dingin sudah siap untuk dikemas.


Yoghurt harus dikemas, didistribusikan dan dikonsumsi dalam keadaan dingin. Bila ingin melakukan penjualan yogurt beku seperti es yoghurt batangan, maka setelah yoghurt dikemas yogurt harus langsung di bekukan, didistribusikan dalam keadaan beku dan di konsumsi dalam keadaan beku juga. Sebab yogurt akan kurang baik jika dicairkan meskipun tetap dingin setelah dibekukan, akan terjadi pengentalan, endapan dan bahkan lapisan cairan seperti minyak.

Refferensi
Departemen Pertanian, http://www.deptan.go.id, Maret 2001
Departemen Pertanian RI, - Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan - Pasar Minggu, Jakarta 12550 - Indonesia
Bagi anda yang kesulitan mendapatkan bibit yogurt atau Bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus bisa di cari disini:
http://pabrikyoghurt.blogspot.com/2009/05/products-and-price-list.html
http://rajayoghurt.blogspot.com/2011/11/jual-bibit-yoghurt-bubuk-dan-cair.html
https://www.tokopedia.com/agape/bibit-yoghurt-bibit-yogurt-serbuk


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!