Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat

User Rating: / 82
PoorBest 
Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat - 4.6 out of 5 based on 82 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Tentunya banyak yang bertanya bagaimana prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat. Berikut ini cara mengajukan KUR - kredit usaha rakyat yang bisa membantu anda untuk menambah permodalan dan meningkatkan ekspansi usaha kecil. prosedur mengajukan KUR tidaklah sulit, namun sebelumnya anda harus mengurus perizinan usaha ukm anda terlebih dahulu sebagai syarat pengajuan kredit usaha rakyat.

 

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. UKM calon penerima KUR dapat mengajukan kredit atau pembiayaan KUR pada salah satu Bank pelaksana KUR. Dapat ke kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung - linkage yang bekerjasama dengan bank, yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya,Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

2. UKM calon penerima KUR harus menyerahkan dokumen - dokumen pendukung persyaratan kredit atau pembiayaan yang ditetapkan Bank Pelaksana KUR, yaitu :

  • Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  • Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  • Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  • Laporan Keuangan Usaha
  • Proposal Usaha
  • Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

3. Bank Pelaksana KUR akan melakukan evaluasi terhadap usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM calon penerima KUR.

 

Keputusan Pemberian KUR - Kredit Usaha Rakyat

Keputusan pemberian KUR terhadap UKM sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana.

 

Jangka Waktu KUR - Kredit Usaha Rakyat

  • Jangka waktu KUR tidak melebihi 3 / tiga tahun untuk modal kerja, dan 5 / lima tahun untuk investasi.
  • KUR bagi tanaman keras diberikan langsung tanpa perpanjangan yaitu 13 tahun.
  • Suplesi, perpanjangan atau restrukturisasi bisa diperpanjang menjadi maximal 6 / enam tahun bagi modal kerja, atau 10 / sepuluh  tahun bagi investasi.

 

Mekanisme penyaluran KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. Secara Langsung, artinya Bank langsung menyalurkan KUR ke UKM yang mengajukan kredit atau pembiayaan.

2. Secara Tidak Langsung, artinya Bank menyalurkan KUR melalui Lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank pelaksana KUR.

  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank sebagai Eksekuting, maka bisa memutuskan sendiri usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM dengan bunga maksimal 22% efektif pertahun, platfom maksimal Rp 100 juta per UKM. Penyaluran maksimal ke Lembaga penghubung Linkage sebagai Eksekuting adalah Rp 2 miliar.
  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Banksebagai Chanelling, maka lembaga penghubung  linkage akan meneruskan ke Bank pelaksana dengan platfond, suku bunga mengikuti ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

 

 

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA

Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!